Setelah Blokir TikTok, Kini AS Berencana Blokir Tencent Dan Ant Group

ZenitProjects – Setelah memblokir Huawei dan mengancam TikTok serta Wechat keluar dari negaranya, kini AS kembali berencana untuk memblokir Tencet serta Ant Group dengan alasan ancaman keamanan nasional.

Sebagai informasi Ant Group merupakan perusahaan afiliasi dari Alibaba Group yang bergerak dalam layanan digital Alipay yang dikembangkan oleh Jack Ma.

Para petinggi di pemerintahan AS merasa khawatir jika Alipay dapat mengambil informasi pribadi dari penduduk sipil melalui layanan ini.

Sepertinya rencana ini merupakan bagian dari usaha presiden Donald Trump untuk memblokir berbagai layanan digital Tiongkok dari negaranya, sebelumnya Huawei sudah terlebih dahulu terkena imbas dari rencana ini.

Disusul oleh TikTok dan Wechat yang mendapat ancaman pemblokiran dan kini giliran Ant Group yang mendapat ancaman tersebut, tidak hanya itu Tencent juga ikut mendapat ancaman pemblokiran yang sama.

Kami tidak mengetahui adanya diskusi semacam itu di dalam Administrasi (Trump). Bisnis Ant Group utamanya berada di Tiongkok dan kami sangat senang dengan prospek pertumbuhan kami di pasar Tiongkok. Misi kami adalah berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja dengan melayani konsumen biasa dan bisnis kecil,” Kata juru bicara Ant Group seperti yang kami kutip dari Tek.id.

Ant Group sendiri merupakan penyedia layanan digital yang cukup populer di negera asalnya, dengan target pasar utamanya yitu Tiongkok. Namun pada bulan lalu perusahaan ini membuka IPO di Shanghai dan Hong Kong.

Sementara itu Tencent merupakan perusahaan dengan berbagai lini bisnis yang tersebar diseluruh dunia, mulai dari game hingga film bahkan dikabarkan jika Tencent memiliki saham di Epic Games.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *